Pengalaman Sabung Ayam Di Bali, Darah Untuk Mengusir Roh Jahat


Sabung Ayam Online – Bali adalah lokasi yang sangat memberikan berbagai pengalaman indah di lokasi negara Indonesia kita sendiri. Tradisi dari turun termurun di Bali yakni adalah sabung Ayam dan telah terjadi sejak tahun 1981 tetapi di Indonesia sudah menjadi ilegal.

Sabung Ayam resmi di lakukan di lakukan dengan pengecualian saat menjalankan adat dan keagamaan. Bali adalah pulau yang sangat terkenal dengan spritualnya yang keagamaan hampir umat Hindu. Dalam Hindu di Bali acara Sabung Ayam di percaya untuk pengusiran roh jahat.

Meski ilegal Sabung Ayam sering di lakukan di hampir seluruh Bali. Tidak kenal wanita atau pria, setiap orang yang bersangkutan mempersiapkan Ayam Aduan untuk menjalani laga Sabung Ayam. Sabung Ayam sangat mersap di budaya Bali sehingga anda akan sering melihat wanita atau pria hingga segala usia memerkan ayam aduan mereka.

Baca Juga : Melatih Pukulan Ayam Bangkok Menjadi Lebih Keras

Pengalaman Turis Tentang Sabung Ayam Di Bali

Seorang turis asal Thailand bertemu menceritakan pengalamannya di Bali mengenai Sabung Ayam di Bali-Indonesia. Sebelum itu di bawa ke arena sabung Ayam saya diundang ke rumah tradisional Pulu. Ia memiliki teman di Indonesia yang menjual Ayam Aduan kepadanya, dengan pilihannya ayam jantan asal Bangkok. Ayam aduan di pilih dengan otot besar dan berusia 2 tahun dan membayar 8 Dollar kepada temannya.

Tujuan membeli Ayam Bangkok adalah mempersiapkan diri ke arena Sabung Ayam. Dari pengalaman mereka menuju ke arena sabung ke hutan muggy sebelum tiba di kokpit, sudah ada lusinan pria yang bersiap untuk bertarung.

Ayam jantan memiliki agresi alami terhadap ayam jantan lainnya. Langkah pertama dalam proses ini adalah melihat ayam jantan yang ingin bertarung. Setelah menemukan lawan yang cocok, orang ketiga menempelkan taji ke setiap kaki ayam. Taji adalah belati tajam sekitar empat inci – itu adalah senjata pemungkas dan perkelahian dimenangkan atau dikalahkan berdasarkan kekalahan ayam terkena taji. Ayam tidak dikatakan menang hanya dengan mematuk yang terjadi antara ayam jantan.

Sebelum pertarungan dimulai, ada beberapa menit kacau sementara para pria di sekitar kokpit memasang taruhan mereka. Mereka meneriakkan warna ayam yang ingin mereka menangkan dan memasang taruhan antara 50.000 hingga 1.000.000 Rupiah. Kedua Ayam Aduan dilepaskan di tengah lingkaran arena Sabung Ayam dan melompat satu sama lain, mematuk satu sama lain, sebelum satu akhirnya memotong ayam yang lain dengan taji.

Pertandingan Berlangsung Cepat

Pertandingan selesai dengan cepat, agak antiklimaks untuk semua negosiasi sebelum pertandingan. Mereka yang kalah pada taruhan memberikan uang kepada penyelenggara Sabung Ayam sebelum pertandingan dimulai.

Dan bagaimana dengan ayam yang telah kalah dan mati. Pemilik ayam yang menang akan mendapatkan mayat atau tubuh ayam yang mati. Dari pengalaman turis, ia kalah bertarung dan ayamnya di jadikan sup ayam pedas khas Bali.

Itulah topik pembahasan dari Sabung Ayam Online tentang “Pengalaman Sabung Ayam Di Bali, Darah Untuk Mengusir Roh Jahat” yang bisa kami sampaikan kali ini. semoga artikel ini bisa berguna bagi para pembaca semuanya.

Baca Juga : Cara Menumbuh Dan Merawat Bulu Ayam Aduan Sering Rontok